Minggu, 13 Juni 2021 14:33

Ketua TP PKK Kota Madiun Ajak Kader Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Rabu, 21 April 2021 00:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Suhartono
Ketua TP PKK Kota Madiun Ajak Kader Sukseskan Vaksinasi Covid-19
Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Maidi memberikan keterangan kepada wartawan.

KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Maidi mengajak seluruh kader PKK untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19. Sebab, peran serta PKK dalam keberhasilan suatu program sangatlah besar sekali.

Hal ini disampaikan Yuni Maidi saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Kesehatan: Vaksinasi Covid-19 yang digelar untuk memperingati HUT ke-17 RSUD Kota Madiun, Selasa (20/12).

Dalam kesempatan ini, Yuni mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, meski telah divaksin. Ia juga mengajak para kader PKK untuk membantu program pemerintah dalam memulihkan perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19.

"Marilah kita selaku PKK turut mendukung vaksinasi Covid-19, karena vaksin Covid-19 adalah suatu upaya pemutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Tapi perlu diperjelas, bahwa setelah divaksin jangan mengabaikan protokol kesehatan justru malah semakin digiatkan prokesnya. Tetap waspada dan tetap semangatkan 5M," pesannya.

BACA JUGA : 

Peringati Hari Jadi ke-103, Pemkot Madiun Gelar Khitanan Massal, Pendaftaran Masih Dibuka

Sarasehan Budaya Kota Madiun, Inginkan Pencak Silat Bisa Membumi

Disiapkan untuk Bantu Wujudkan Kamtibmas, Polres Madiun Kota Gelar Lomba Dakwah Remaja

Salon dan Gudang Dekorasi di Kota Madiun Terbakar, Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Yuni berharap, melalui seminar tentang Vaksinasi Covid-19, kader PKK ke depannya bisa menyosialisasikan tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Pantauan BANGSAONLINE.com, peserta yang mayoritas merupakan kader PKK kelurahan cukup antusias mengikuti seminar yang menghadirkan dr. Evi Nur Hamidah, Sp.P.D.

Hal ini tampak saat sesi tanya jawab. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan, di antaranya terkait vaksinasi terhadap penyintas terhadap Covid-19. "Bila pernah terkena (Covid-19), maka 4 bulan kemudian bisa dicek antibodinya dahulu. Jika antibodinya belum memenuhi, maka wajib divaksin juga," ujar dr. Evi menjawab pertanyaan.

Peserta juga ada yang bertanya pantangan makanan bagi penderita diabetes. "Bila bagi penderita diabetes, masalah makan sebenarnya tidak ada pantangan, hanya perlu ada takarannya. Penderita diabetes itu sebenarnya harus makan sebanyak 6 kali sehari. Yakni 3 kali makanan pokok dan 3 kali makan snack," jelasnya. (dro/rev)

Puluhan Buruh Bengkel Mobil di Pasuruan Demo Tuntut THR Dicairkan
Senin, 07 Juni 2021 21:14 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah buruh bengkel mobil PT Livia Mandiri Sejati atau LMS di Kabupaten Pasuruan melakukan aksi unjuk rasa, Senin (76) pagi tadi. Mereka menuntut uang tunjangan hari raya atau THR segera dicairkan, karena hin...
Minggu, 13 Juni 2021 08:00 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com-Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, SPt, MM, mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan memfasilitasi kontes betta atau ikan cupang yang akan digelar di Convention Hall SLG.Menurut dia, kontes tersebut jug...
Minggu, 13 Juni 2021 06:18 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Muncul ledakan baru Covid-19 di Indonesia. Yaitu di Kudus Jateng dan Arosbaya Bangkalan Madura. Yang terakhir kasus anggota DPRD Kota Surabaya. Sebanyak 9 “wakil rakyat” tertular Covid-19. Padahal mereka sudah divaksin....
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...