Minggu, 09 Mei 2021 08:20

Struktur Bata Kuno Kembali Ditemukan di Kota Blitar

Kamis, 29 April 2021 11:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Struktur Bata Kuno Kembali Ditemukan di Kota Blitar
Seorang petani menunjukkan batu bata kuno yang ditemukan saat menggarap sawah.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Struktur bata kuno kembali ditemukan di Kota Blitar. Kali ini struktur bata yang diduga bagian dari bangunan masa lampau itu ditemukan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Struktur bata ini pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang sedang menggarap sawah usai hujan deras mengguyur Kota Blitar. Awalnya yang ditemukan hanya sebuah bata berukuran besar yang modelnya tidak seperti bentuk bata di zaman modern. Penasaran, petani tersebut akhirnya mencoba mencari lagi bata di sekitar temuan pertama.

Ternyata di bagian bawah masih banyak tumpukan batu bata mirip dengan struktur candi. Setelah itu mereka melaporkan temuan ini ke Kelurahan dan dilanjutkan ke kecamatan.

"Pertama kali ditemukan petani yang sedang menggarap sawah. Setelah ditelusuri, ternyata tumpukan yang diduga situs ini banyak dan memanjang," ujar Camat Sananwetan Heru E Purnomo.

BACA JUGA : 

BPCB: Struktur Bata Kuno di Kota Blitar Tunjukkan Adanya Aktivitas Masa Lalu di Lokasi Temuan

87 Kendaraan Diminta Putar Balik Saat Hendak Keluar Wilayah Kabupaten Blitar

Di Blitar, Pembeli Berjubel di Pusat Pembelanjaan, Petugas Turun Tangan

Warga Blitar Tetap Boleh ke Luar Kota Selama Larangan Mudik Lebaran, Asalkan Masih Satu Rayon

Heru menambahkan, setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) langsung mengecek lokasi temuan bangunan struktur bata yang terpendam di areal persawahan warga.

Setelah pengecekan itu, pihaknya kemudian menghubungi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jawa Timur. Rencananya, BPCB baru akan melakukan pengecekan di lokasi setelah Lebaran. Sekaligus melanjutkan ekskavasi di Candi Gedog.

"Kami sudah koordinasi dengan BPCB Trowulan. Nantinya akan dicek, jika bekas bangunan itu benar situs atau bekas bangunan candi, maka akan dilakukan ekskavasi," pungkasnya.

Sebelumnya, penemuan struktur candi juga ditemukan di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan September 2019 lalu. Saat itu warga menemukan sebuah arca kepala kala di lahan jagung.

BPCB memperkirakan lokasi itu dulunya merupakan kompleks bangunan percandian di era Majapahit. Penemuan ini selanjutnya ditindaklanjuti dengan ekskavasi awal oleh tim BPCB pada Oktober 2019. (ina/rev)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...