Kamis, 29 Juli 2021 14:53

​Bea Cukai Madura Terlibat Produksi Rokok Ilegal-Kongkalikong Pengusaha? Ini Penjelasan Humasnya

Sabtu, 15 Mei 2021 15:39 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Yeyen
​Bea Cukai Madura Terlibat Produksi Rokok Ilegal-Kongkalikong Pengusaha? Ini Penjelasan Humasnya
Kantor Bea Cukai Madura di Jalan Jenderal Sudirman No. 2, Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madura akhirnya membantah terhadap tudingan Komunitas Monitoring dan Advokasi (Komad) yang menyebut bahwa Bea Cukai Madura terlibat produksi rokok ilegal dan kongkalikong dengan pengusaha. Tudingan itu dilontarkan mereka saat melakukan aksi demonstrasi terhadap instansi pemerintah yang berkantor di Jalan Jenderal Sudirman No. 2 Pamekasan itu.

Humas Bea dan Cukai Madura, Zainul mengatakan, bea cukai berfungsi untuk membatasi, mengawasi, dan/atau mengendalikan produksi, peredaran, dan konsumsi barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristiknya dapat membahayakan kesehatan, lingkungan, ketertiban, dan keamanan masyarakat melalui instrumen cukai yang memperhatikan aspek keadilan dan keseimbangan.

Cukai sendiri merupakan pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam Undang-Undang Cukai.

Menurut dia, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, bea cukai membutuhkan kerja sama yang baik dan dukungan dari masyarakat dan instansi pemerintah lainnya. Khususnya dalam hal penanganan rokok ilegal, kantor-kantor pelayanan bea cukai di berbagai daerah menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah kabupaten setempat.

BACA JUGA : 

Sekjen Madura Urban Dukung Gubernur Jatim Percepat Pembangunan Pantura Madura

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan Puluhan Juta Rokok Ilegal

Inilah Kondisi Terkini Arosbaya Bangkalan yang Dulu Dibantai Covid-19

Ra Thohir Pamekasan Madura, Pencetak Santri Berpikir Global Wafat, Gelora Belasungkawa

"Jadi mustahil, tuduhan mereka kita terlibat dalam produksi rokok ilegal, dan adanya kongkalikong dengan pengusaha," ungkapnya Zainul saat dihubungi BANGSAONLINE.com melalui WhatsApp (WA), Sabtu (15/05/21).

"Kita melakukan tindakan pemberantasan rokok ilegal dengan mengajak yang ilegal menjadi legal," tambahnya.

Hal tersebut, kata dia, berkaitan dengan semboyan beacCukai yaitu “Legal Itu Mudah”. Perizinan harus mudah. "Kemudian setelah itu ibaratnya menanam pohon kita harus pupuk, caranya bagaimana? Bimbingan teknis," katanya.

Artinya, kata dia, kita tidak sekadar bisa memungut pajaknya saja, tetapi juga harus bisa bagaimana menumbuhkan supaya pohon ini semakin tumbuh semakin besar.

"Pada akhirnya pohon itu di samping memang berguna untuk dirinya sendiri juga menghasilkan buah. Buah ini nanti yang kita petik bersama melalui cukai baik melalui pajak-pajak daerah dan juga memberikan keuntungan pada yang bersangkutan. Intinya kita melakukan pemberantasan rokok ilegal dengan membuat legal, sehingga nantinya tidak membuat pengusaha rokok lokal malah gulung tikar," pungkasnya. (yen).

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...