Kamis, 17 Juni 2021 15:52

Sarasehan Budaya Kota Madiun, Inginkan Pencak Silat Bisa Membumi

Jumat, 04 Juni 2021 12:51 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Hendro Suhartono
Sarasehan Budaya Kota Madiun, Inginkan Pencak Silat Bisa Membumi

KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Kegiatan Semarak HUT ke-103 Kota Madiun diawali dengan sarasehan budaya yang digelar di Edupark Ngrowo Bening, Kota Madiun, Kamis (3/6) malam. Sarasehan tersebut bertujuan membangun branding pendekar menjadi khasanah budaya bangsa.

Acara tersebut dimoderatori Agus Wiyaka, seorang akademisi Kota Madiun. Sarasehan tersebut juga menghadirkan empat narasumber yakni Wali Kota Madiun H. Maidi, Kapolres Madiun Kota AKBP I Dewa Putu Eka Darmawan, Dandim 0803 Letkol Inf Edwin Charles, serta satu narasumber utama dari Provinsi Jawa Timur.

Wali Kota H. Maidi menuturkan jika Kota Madiun memiliki potensi budaya yang luar biasa, salah satunya adalah jutaan pendekar yang juga menjadi slogan kota tersebut. Sebagai seorang pendekar, Maidi meminta agar kritik dan saran yang muncul disampaikan dalam forum terbuka, tidak hanya di belakang.

"Kita tunjukkan pendekar harus disegani, bukan ditakuti. Maka sebelum jadi pendekar saya kira harus melakukan pengabdi kepada masyarakat," ujar Maidi, Kamis (3/6/2021) malam.

BACA JUGA : 

Wali Kota Maidi: Kita Beruntung Punya Pancasila, Benteng Ideologi Penjaga Persatuan Bangsa

Jaga Persatuan, 30 Perguruan Pencak Silat di Jember Gelar Ikrar Persaudaraan

Peringati Hari Jadi ke-103, Pemkot Madiun Gelar Khitanan Massal, Pendaftaran Masih Dibuka

Wali Kota Maidi: Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Pungli, 'Geger Yo Geger'

Maidi menegaskan, jika pencak silat di Kota Madiun memiliki potensi yang luar biasa dalam mendongkrak perekonomian masyarakat. Ia menyarankan sarasehan seperti ini digelar sebulan sekali dengan menggandeng seluruh perguruan pencak silat.

Sementara itu, narasumber utama merupakan Kasubid Seni Budaya Pencak Silat Jawa Timur Kurnia Ifinatalia. Ia menuturkan jika Kota Madiun memiliki potensi yang luar biasa dalam hal pencak silat. Ia berharap para pendekar mampu bersatu dan menjadi ciri khas sesuai dengan harapan pendekar yang membumi dan santun.

"Budaya pencak silat ini mulai terkikis, saya menyambut baik program dan gagasan dari wali kota dan seluruh narasumber serta masukan-masukan terutama dengan akan diadakanya festival pencak silat Madiun," jelas Kurnia Ifinatalia usai acara berlangsung.

Sementara Heri Sem, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Madiun menilai bahwa pencak silat sudah sejajar dengan ludruk dan reog.

"Sudah saatnya peringatan Grebek Suro di Ponorogo menjadi pemantik Kota Madiun dengan para pendekarnya. Pencak silat itu bukan milik perguruan pencak silat tapi miliki masyarakat Kota Madiun, maka harus kita dukung dan lestarikan," ujar Heri Sem.

Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Paguyuban Pencak Silat, para ketua pencak silat, serta Dewan Kesenian Kota Madiun yang serempak mengenakan baju hitam.

Selain itu kegiatan tersebut dikemas dengan konsep ala pedesaan dengan adanya warung angkringan dan disertai alunan keroncong menambah serunya acara sarasehan. (adv/hen/ns)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...