Minggu, 20 Juni 2021 18:48

24 Meninggal, Bank dan Alfamart di Arosbaya Bangkalan Tutup, Lonjakan Covid-19 Meresahkan

Kamis, 10 Juni 2021 08:26 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Subaidah
24 Meninggal, Bank dan Alfamart di Arosbaya Bangkalan Tutup, Lonjakan Covid-19 Meresahkan
Situasi jalan raya di Arosbaya yang tampak sepi. Toko swalayan Alfamart tutup, Rabu (9/7/2021). foto: Subaidah/ Bangsaonline.com

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – Kondisi penyebaran Covid-19 di Bangkalan saat ini cukup meresahkan. Khususnya di salah satu titik episentrum yakni Kecamatan Arosbaya.

Diketahui sejak Bulan April hingga Juni (9/6) tercatat ada 24 warga positif Covid-19 meninggal dunia berdasarkan surat resmi dari rumah sakit. Tapi masih banyak yang meninggal, namun belum teridentifikasi oleh pihak rumah sakit.

Bilal Kurniawan, Relawan Satgas Covid-19 Kecamatan Arosbaya mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Arosbaya disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya, masyarakat yang abai dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Lonjakan kasus di Arosbaya terjadi setelah lebaran. Banyak masyarakat yang abai prokes dan menganggap Covid-19 sudah selesai, apalagi setelah adanya vaksin," jelasnya kepada wartawan BANGSAONLINE.com, Rabu (9/6/2021).

BACA JUGA : 

Alhamdulillah Ada Kabar Baik dari Bangkalan, 36 Pasien Covid-19 Sembuh

Posko Penyekatan di Surabaya Sifatnya Membantu Pemkab Bangkalan

Pasca Perusakan Posko, Tokoh Pemuda Madura Minta Penyekatan di Jembatan Suramadu Dievaluasi

Bukan Obat, Bukan Vaksin, Tak Diakui, Tapi Timbulkan Antibodi-Protektif pada Covid-19, Apa Itu?

"Berkerumun di acara manten, tempat rekreasi, dan tempat tempat lainnya yang mengundang kerumunan. Di mana di situ bisa saja tertular dari pemudik yang pulang saat lebaran," tambahnya.

Ia menilai lonjakan kasus yang terjadi di Arosbaya bukan karena kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Bahkan ia mengatakan, PMI sejak tahun lalu tidak bisa kembali bekerja karena pandemi Covid-19.

"Saya rasa kalau disebabkan karena PMI itu tidak benar. Karena temen-temen PMI saja tidak berangkat karena Corona. Dan jadwal PMI datang tidak hanya karena lebaran. Mereka datang sesuai jadwal periode mereka," tegasnya menepis anggapan lonjakan kasus disebabkan klaster PMI.

Berdasarkan pantauan BANGSAONLINE.com, saat ini kondisi daerah Arosbaya terlihat sepi dan masyarakat mulai mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat beraktivitas. Bahkan, aktivitas pasar tidak begitu ramai. Beberapa warung tutup, Alfamart tutup, dan layanan bank juga ditutup.

Keadaan ini diakui Bilal inisiatif dari masyarakat untuk mengurangi penularan. Sebab, dirinya mengaku dari tim satgas kecamatan tidak pernah menginstruksikan menutup usaha. Namun, mengimbau untuk tertib protokol kesehatan.

"Kita tidak menyuruh mereka untuk menutup usaha, karena itu adalah perputaran ekonomi masyarakat. Tapi mereka inisiatif sendiri untuk melindungi diri dan karyawan di saat kondisi seperti saat ini," jelasnya.

Bilal mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak resah dan mematuhi protokol kesehatan, guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara Kepala Puskesmas Arosbaya dr. Anita Oktavia menyampaikan, sejak 3 Mei hingga 9 Juni, total ada sebanyak 178 kasus Covid-19 di Arosbaya. Rinciannya, meninggal 18, makes meninggal 1 orang (dalam wilayah), dan 1 orang lagi nakes meninggal (domisili Klampis).

"Total nakes PKM Arosbaya confirm ada 29 orang. Keterangannya 20 orang isolasi di PKM Arosbaya, 2 orang dirawat di rumah sakit, 2 orang isolasi di rumah, 3 orang isolasi di rumah (luar wilayah) dan 2 lainnya meninggal dunia. Sedangkan masyarakat umum yang isolasi mandiri sebanyak 118 orang yang di diklat 13 orang," pungkasnya. (ida/uzi)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...