Senin, 02 Agustus 2021 22:56

Wali Kota Eri Siapkan Langkah Preventif Tindaklanjuti Perpanjangan PPKM Darurat

Rabu, 21 Juli 2021 22:33 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Indrayadi
Wali Kota Eri Siapkan Langkah Preventif Tindaklanjuti Perpanjangan PPKM Darurat
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh warga Surabaya untuk tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) di mana pun berada. Hal itu dilakukan setelah Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Apalagi, apabila selama seminggu ke depan ada penurunan kasus, Presiden Jokowi akan melakukan relaksasi untuk menggerakkan roda perekonomian.

“Saya berharap betul kepada warga Surabaya dalam seminggu ini kita berjibaku supaya minggu depan (kasus Covid-19) ini bisa turun, sehingga bisa dilakukan relaksasi. Saya sudah sampaikan kepada jajaran pemkot untuk turun dan melakukan pengecekan terus menerus,” kata Eri, Rabu (21/7/2021).

Eri mengambil sejumlah langkah demi memutus penyebaran Covid-19. Di antaranya, menyiapkan tempat isolasi mandiri (isoman) di setiap kelurahan yang tersebar se-Surabaya. Tempat isoman itu, diperuntukkan bagi pasien tanpa gejala atau gejala ringan. Terutama bagi warga yang lokasi rumahnya tidak memungkinkan digunakan sebagai tempat isolasi mandiri.

BACA JUGA : 

Wali Kota Eri Berikan Kaki Palsu untuk Dua Warga Difabel

Sambut HUT ke-76 RI, Wali Kota Eri Imbau Warga Kibarkan Bendera Sebulan Penuh

Sharing Progres Vaksinasi, Wawali Armuji Gelar Forum Komunikasi Bersama Wakil Kepala Daerah se-Jatim

Bantu Tangani Covid-19, Sejumlah Perusahaan Salurkan Bantuan untuk Pemkot Surabaya

“Semua kelurahan yang terdiri dari 154 itu, kita sudah siapkan tempat isoman. Ini untuk memutus penyebaran Covid-29, khususnya klaster keluarga. Agar pasien tidak menularkan kepada anggota keluarga lainnya,” urai dia.

Untuk lokasinya menggunakan berbagai tempat publik sebagai tempat isolasi. Salah satunya yaitu sekolah. Alasannya adalah bangunannya sudah jadi per ruangan dan juga fasilitas toilet sudah tersedia. Di setiap ruangannya juga sudah ada ventilasi maupun AC.

"Sementara ini kita kirim 30 bed per kelurahan, tapi kita lihat dan pantau lagi berapa jumlah kasus di setiap kelurahan, kita sesuaikan,” lanjutnya.

Langkah berikutnya adalah pemkot juga tengah menyiapkan dua lokasi Rumah Sakit (RS) Darurat yakni GOR Indoor kompleks Gelora Bung Tomo (GBT) dan Lapangan Kalibokor. Rencananya, RS Darurat itu akan segera beroperasi pada akhir pekan ini.

Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, Eri juga terus memasifkan testing dan tracing. Ia memastikan sudah mendistribusikan sebanyak 40 ribu swab antigen yang dibagi kepada 63 puskesmas se-Surabaya. Tiap puskesmas dikirim oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) rata-rata 2 - 4 ribu swab antigen.

Eri juga telah menerjunkan petugas tracing dari berbagai Perangkat Daerah (PD). Harapannya tidak ada lagi keterlambatan tracing untuk menemukan kontak erat pasien Covid-19. Jika ditemukan satu kasus pasien terkonfirmasi, maka sebanyak-banyaknya menemukan kontak erat.

“Jadi, per hari tracingnya harus sudah selesai, supaya tidak ada keterlambatan. Kalau ternyata dari kontak erat itu hasilnya positif, maka kita lakukan tracing lagi pada kontak erat orang itu, begitu seterusnya,” tandasnya. (dra/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...