KPU RI Gandeng Pemkab Sidoarjo Wujudkan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

KPU RI Gandeng Pemkab Sidoarjo Wujudkan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan TEKEN MoU: Penandatangan MoU Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Kantor Desa Bakungpringgodani Balongbendo, Selasa (12/10/2021). Foto: Kominfo Sidoarjo

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Guna mendukung peningkatan kapasitas masyarakat pemilu, Pemkab Sidoarjo bersinergi mendukung penuh program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang digagas oleh KPU RI.

Dukungan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KPU Jatim dan Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, disaksikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) dan Komisioner KPU RI, Arief Budiman di Kantor Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (12/10/2021).

Penandatangan MoU Program DP3 itu juga dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Ketua KPU Provinsi Jatim, dan Ketua KPU Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor mengapresiasi dan mendukung penuh Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang diselenggarakan KPU RI untuk peningkatan kualitas masyarakat dalam politik. Bahkan agar produk pemilu berkualitas.

"Karena lima menit ada di bilik itu berefek lima tahun kemudian, bukan hanya sehari atau dua hari. Adanya edukasi ini, masyarakat lebih cermat lagi dan memiliki (kemampuan pengawasan dan verifikasi data dalam politik). Tidak hanya mengandalkan petugas KPU, Bupati, Disdukcapil, Camat, Desa dan lainnya," cetus Gus Muhdlor.

Selain itu, kata Gus Muhdlor, juga secara langsung memberikan stimulus agar otoritas pemerintahan memberikan data dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Apalagi, masyarakat yang teredukasi sudah tahu mana data yang valid dan tidak. Termasuk mana pelayanan yang sesuai prosedur atau tidak.

"Persiapan matang juga dilakukan dalam acara ini, termasuk kepada para kader yang dibekali soal DP3 di Kantor KPU Sidoarjo. Jumlah kader ada 25 orang. Mereka rencananya akan diperbanyak untuk mobilisasi ke daerah-daerah agar lebih merata," imbuhnya.

Gus Muhdlor menjelaskan, kader-kader itu adalah pelatih untuk masyarakat tentang pendidikan politik. Serta dilatih agar memahami edukasi politik dan mengajar masyarakat Sidoarjo. "Setelah mereka (kader) paham, mereka akan turun ke desa-desa dan melatih masyarakat agar tidak hanya berhenti pada kader saja," tegasnya.

Komisioner KPU RI Arief Budiman menilai program DP3 menjadi program yang akan disiapkan untuk penyelenggaraan pemilu daerah Tahun 2024. Program itu sebenarnya ditargetkan untuk seluruh provinsi dan seluruh kabupaten/kota tahun 2021. Namun karena pandemi, diatur bertahap yakni dari 34 provinsi.

Simak berita selengkapnya ...