Anggota DPRD Jatim Minta Nama KH Abdul Chalim Dicantumkan dalam Literasi Sejarah

Anggota DPRD Jatim Minta Nama KH Abdul Chalim Dicantumkan dalam Literasi Sejarah Anggota DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya. Foto: Ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang mempunyai jasa besar terhadap bangsa ini, namun belum mendapat pengakuan secara resmi dari pemerintah. Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim), Deni Prasetya, menyebut salah satu contohnya,

Menurut dia, belum terlalu familiar, termasuk di kalangan nahdliyin secara umum karena publik mulai mengenal nama ayah KH Asep Saifuddin Chalim itu setelah Presiden RI ke-4, Gus Dur, menziarahi makamnya di Leuwimunding pada tahun 2003. Dengan demikian, Deni meminta agar nama dimasukkan dalam literasi sejarah.

"Literasi sejarah tokoh-tokoh NU memang masih minim, termasuk . Saya berharap mulai ada gerakan literasi dari kader-kader muda NU, agar para tokoh NU tidak lenyap dari catatan sejarah," ujarnya, Selasa (23/11).

Ia juga meminta kepada pemerintah untuk memberi perhatian terhadap para tokoh bangsa yang mempunyai jasa besar pada republik ini. Deni menyarankan agar nama-nama beserta catatan sejarahnya dicantumkan dalam buku sejarah agar diketahui secara luas oleh khalayak umum.

Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim itu menilai, juga sangat layak mendapat anugerah gelar pahlawan. Hal itu mengacu pada fakta sejarah, serta bukti sejarah yang masih disimpan pihak keluarga.

Simak berita selengkapnya ...