Ferdinand Hutahaean. Foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean, yang cuitannya sering kasar, kini menjadi sorotan para petinggi agama secara nasional. Mantan politikus Partai Demokrat yang mengaku tak beragama itu kini dilaporkan kepada polisi akibat cuitannya yang menyebut “Allahmu ternyata lemah”.
Bahkan Bendahara PWNU DKI, Mohamad Taufik, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menangkap Ferdinand.
BACA JUGA:
- Pastikan Seluruh Layanan Optimal, Kapolri Tinjau Posko Terpadu Mudik Lebaran di Stasiun Gubeng
- Kunjungi Purabaya, Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba dan Armada Layak Jalan
- Safari Ramadhan di Mapolda Jatim, Kapolri Jamin Stok BBM Subsidi Aman Jelang Idulfitri
- Kapolri Silaturahmi Ramadhan Bareng KSPSI Jatim, Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dampak Dinamika Global
“Saya sebagai Bendahara PWNU DKI meminta polisi segara tangkap Ferdinand demi kentenangan bangsa,” ujar Taufik kepada wartawan, Kamis (6/12/2022).
Taufik membeberkan pemahamannya saat mengaji di kampung halaman Banten. Menurut dia, tidak ada Tuhan yang lemah. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan Ferdinand justru membuat kegaduhan dan merusak kebangsaan bangsa ini.
“Dalam Islam itu saya meyakini. Bahwa Al-Qawiyyu (Maha Kuat), Al-Aziz (Maha Perkasa) Al Jabbar memiliki (Mutlak) Kegagahan. Saya ini belajar sama KH kampung. Jangan lah, buat kegaduhan yang bisa berujung benturan. Ini harus ditindak tegas,” tegas Taufik dikutip Suara.com.
Ia mengatakan bahwa pernyataan Ferdinand menyakiti dan merusak harmonisasi antar-umat beragama.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




