Inilah foto Gareth Haford saat ia di tes PCR di Sirkuit Mandalika NTB. Foto: instagram
LOMBOK, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali wisatawan luar negeri memuji keindahan alam Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bahkan keindahan natural itu dianggap sebagai satu-satunya sirkuit yang memiliki background parisiwata terindah.
Namun menjelang tes pramusim MotoGP 2022 yang bakal digelar di Sirkuit Mandalika, muncul kabar tak sedap. Gareth Haford, seorang bule yang berprofesi sebagai fotografer MotoGP mengaku menghabiskan uang Rp 6 juta untuk tes PCR. Gareth Haford mengungkap itu sambil membagikan foto saat ia dites PCR di Sirkuit Mandalika.
BACA JUGA:
- Menhaj Audiensi dengan Gubernur NTB Kuatkan Kerja Sama, Termasuk Wisatawan Arab Saudi
- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Menpora: Harapan Bagi Roda Perekonomian Nasional
- Transaksi Misi Dagang di NTB Capai Rp 1,068 T, Gubernur Jatim Optimis Peluang Usaha Lebih Signifikan
- Menteri Nusron Ajak Nahdlatul Wathan Kerja Sama dengan Pemerintah, Dukung Pembangunan Berkeadilan
"310 Poundsterling Inggirs sudah dikeluarkan untuk tes PCR dan masih ada dua lagi. Seseorang menghasilkan uang di suatu tempat. Bukan tempat yang buruk untuk melakukan swab." tulis Gareth Harford dalam Bahasa Inggris di akun Instagram @garethharford.
"€ 310 down already from PCR testing and still two more to do. Someone is making money somewhere. Not a bad plas to get a swab though #neeadloa #motogp."
Jika dikonversikan ke mata uang dalam negeri, ternyata mencapai RP 6 jutaan.
Karuan saja publik heboh. Bahkan banyak yang mengecam dan menyindir harga PCR yang mahal dan tak masuk akal itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




