Ketua Panpel Persela, Sudjito beri keterangan pada media. (Haris/BANGSAONLINE)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Persela Lamongan batal menjamu tim Semen Padang (SP) dalam Laga QNB League 2015, Sabtu (25/4) di Stadion Surajaya Lamongan. Pertandingan gagal karena pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin pertandingan.
Batalnya pertandingan ini diungkapkan Ketua Panpel, Sujito pada awak media. Dijelaskan Kepala Bakesbang Lamongan, dasar mereka untuk tidak menggelar pertandingan tersebut sudah jelas, yaitu izin keramaian atas izin dari kepolisian.
BACA JUGA:
- Laga Persela Vs Persijap Ricuh, Suporter Rusak Fasilitas Stadion Tuban Sport Center
- Stadion Bumi Wali Tuban Bakal Jadi Home Base Persela dan Gresik United
- Terdepak dari Liga 1, Persela Tunjuk Fariz Julinar Maurisal Jadi Manajer Laskar Joko Tingkir
- Sebelum Jalani Vaksinasi Covid-19, Pelatih Persela Iwan Setiawan Mengaku Grogi
"Sesuai itu, kami pun tidak akan melaksanakan pertandingan," ungkap dia.
Selain surat dari Mabes Polri, kata Sujito, juga surat dari Menpora yang ditujukan kepada gubernur dan bupati untuk tidak memberikan fasilitas pertandingan. Selain itu, tandas Sujito, ada juga surat dari BOPI yang diberikan pada manajemen Persela Lamongan.
Sementara itu, pihak kepolisian akan membubarkan pertandingan liga QNB kalau Persela tetap ngontot menggelar pertandingan.
"Kalau mereka tetap ngotot ya terpaksa kita bubarkan secara paksa," ungkap Kepala Bagian Operasi (KabagOps) Polres Lamongan, Kompol.Arif Mukti BANGSAONLINE.com Jumat (24/4).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




