Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat mengajak dialog warga. Foto : Ist/BANGSAONLINE.com
Dari lima instrumen itu, diharapkan dapat mewujudkan kondisi sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri, Achmad Khotib menjelaskan, kesadaran masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan cukup baik dibandingkan tahun lalu. Hal ini, ditunjukkan adanya peningkatan di 53 desa yang masuk dalam kategori Desa ODF di 2022.
“Tahun ini ada kemajuan tingkat kesadarannya dibanding tahun 2021 kemarin. Ada penambahan 53 desa,” paparnya.
Berdasarkan data Dinkes Kediri, hingga Agustus 2022, terdapat 7 Kecamatan dan 173 desa atau sebanyak 268 desa telah masuk dalam kategori ODF.
Diketahui, Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, karena pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. (kominfo)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






