Lokakarya tentang harmonisasi umat beragama yang digelar di LEC Garum. Foto: tri susanto/BANGSAONLINE
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mempertemukan para pemuda lintas agama se-Kabupaten Blitar untuk saling berdiskusi dalam upaya mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Pertemuan dalam bentuk lokakarya ini digelar di Local Education Centre (LEC) Desa Pojok Kecamatan Garum.
Lokakarya ini rencananya akan dihadiri oleh wakil bupati Blitar Rijanto. Namun karena berhalangan, akhirnya Wabup hanya memberikan sambutan secara tertulis yang dibacakan Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Blitar, Ir A Irianto.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Dalam sambutan tertulisnya, Wabup mengajak seluruh generasi muda se-Kabupaten Blitar untuk menjadi pelopor terciptanya kerukunan umat beragama. Karena kerukunan umat beragama ini dapat terwujud melalui partisipasi aktif generasi muda dalam mewujudkan harmonisasi kehidupan beragama.
Wabup juga mengakui, selama ini sering muncul kerawanan dan potensi konflik karena adanya perbedaan pemahaman terhadap landasan suatu agama atau budaya. Jika dibiarkan, kondiisi ini akan menimbulkan pengikisan semangat kebangsaan. Selain itu, kondisi ini juga rawan memicu konflik antar umat beragama.
‘’Di sisi lain, belakangan juga timbul sentimen suku bangsa, agama, dan ras,’’ ujar Irianto saat membacakan sambutan Wabup Rijanto.
Menghadapi berbagai permasalahan hubungan antar umat beragama yang semakin kompleks ini, pemuka agama dituntut untuk semakin gencar dalam melakukan upaya memperkuat kerukunan beragama.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




