Pemprov dan Polda Jatim gelar Rakor bahas perlintasan KA di Gedung Negara Grahadi, Rabu (4/1/2023).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi kecelakaan di perlintasan kereta api yang meningkat setiap tahun, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, wali kota, bupati, KAI, dan Polda Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perihal Perlintasan Sebidang Kereta Api di Gedung Negara Grahadi, pada Rabu (4/1/2023).
"Kapolda Jawa Timur mengingatkan kita semua untuk memberikan perlindungan yang lebih baik dan maksimal kepada segenap masyarakat," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Dikatakan Khofifah Indar Parawansa, semua pihak yang memiliki keterkaitan dengan persoalan perlintasan kereta api bisa melakukan pemantauan secara detail lokasi titik-titik palang pintu perlintasan.
"Bersama-sama mari kita niatkan Rakor ini sebagai upaya memberikan perlindungan terbaik untuk masyarakat Jatim," ujar gubernur.

Dikatakan Gubernur, Pemerintah Provinsi juga berupaya membuat palang pintu perlintasan. Kewenangan Pemprov hanya berjumlah 19 perlintasan. 18 diantaranya dipastikan telah berpalang pintu.
"Satu sedang berproses, itu di Banyuwangi. Insya Allah segera rampung," kata Gubernur Jatim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




