Gubernur Khofifah saat meresmikan jembatan bailey di Trenggalek yang dibangun karena sebelumnya terputus.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah kembali meresmikan 2 jembatan bailey di Trenggalek yang dibangun karena sebelumnya terputus, yakni Jembatan Mukus di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, dan Jembatan Bendoroto di Desa Bendoroto Bangun, Kecamatan Munjungan, Senin (23/1/2023).
Langkah cepat mantan Menteri Sosial itu merupakan bukti dukungannya terhadap pembangunan bandar udara komersil baru di Kabupaten Kediri. Pasalnya, kehadiran bandara itu bakal memudahkan konektivitas menuju Trenggalek serta akses menuju sejumlah titik pariwisata.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Apalagi, Jembatan Mukus yang baru dibangun itu terletak di desa yang terkenal sebagai sentra penghasil durian. Kedua jembatan itu diharapkan dapat menjadi penghubung dengan pusat-pusat ekonomi baru di Trenggalek.
"Destinasi wisata yang menjadi kekuatan Trenggalek InsyaAllah akan menjadi bagian penting untuk bisa dibangun konektivitas antara sentra ekonomi baru di sana. Pak bupati sedang menyiapkan program strategis, ketika misalnya airport di Kediri selesai, kemudian koneksitasnya bukan hanya nasional tapi internasional," paparnya.

"Pasti kebutuhan untuk bisa menemukan wisata strategis ini diperlukan apabila airport itu selesai. Ini juga sedang diupayakan adanya tol dari Kediri ke Tulungagung yang akan mempetcepat jarak tempuh ke Trenggalek," imbuhnya.
Pada peresmian jembatan yang ditandai dengan pemotongan untaian melati dan penandatanganan prasasti, gubernur mengapresiasi inisiatif warga Desa Sawahan karena membangun jembatan darurat dari bambu agar akses tidak terputus total.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




