Gubernur Khofifah saat meninjau pembangunan JLS Pansela.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Selatan (Pansela) Jatim atau Lot 6 dan 7 segera tuntas. Rinciannya, untuk Lot 7 JLS bahkan sudah 100 persen selesai pembangunan fisik, sedangkan Lot 6 JLS pembangunan fisik telah rampung digarap, dan kini masuk tahap penyelesaian.
Dengan progres penyelesaian fisik yang sudah memasuki tahap akhir, Gubernur Khofifah yakin tersambungnya JLS yang berada di antara Tulungagung-Trenggalek itu akan mendongkrak sektor ekonomi dan pariwisata yang di kawasan sekitar.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
“JLS lot 7 sudah 100 persen, sedangkan untuk Lot 6 tinggal finishing kanan dan kiri badan jalan terutama irigasi. InsyaAllah, sesuai target pada April 2023 mendatang, lot 6 akan 100 persen rampung,” ujarnya, Jumat (27/1/2023).
Gubernur juga berkesempatan meninjau langsung JLS Lot 6 yang menghubungkan Trenggalek-Tulungagung, pada Senin (23/1/2023). Lot 6 JLS ini terbentang mulai dari Prigi-BTS Kabupaten Tulungagung-Klatak-Brumbun dengan panjang rencana 18,18 kilometer. Kementerian PUPR RI menargetkan proyek Pansela Lot 6 ini akan rampung pada April 2023 mendatang.

Berdasarkan Peraturan Presiden No 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan, pada segmen ini juga akan ada tiga rest area yang akan dibangun.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




