Mobil Boks berjenis Panther yang mengalami korsleting listrik pada bagian Dashboard, saat ditangi oleh Damkar Kota Surabaya, Minggu (29/1/2023)
Kerapnya kebakaran yang diakibatkan oleh korsleting kabel listrik yang tergigit hewan pengerat seperti tikus. Trianjaya Atmoprawiro menghimbau agar setiap mobil dilengkapi APAR Portable.
Menurutnya, dengan adanya APAR Portable yang ukurannya hanya satu kilogram, dapat berfungsi sebagai penanganan awal sebelum api membesar sebelum petugas tiba di lokasi. Selain itu, membantu pihak lainnya, ketika kebakaran itu terjadi.
"Jika telah tersedia, jangan lupakan perawatan karena bisa kadaluarsa seperti bubuknya menggumpal atau tekanannya hilang," terangnya.
Ia juga mengatakan, penyediaan APAR merupakan langkah penanganan cepat bila terjadi kebakaran dan meminimalisir kerugian. Mengingat, kebakaran kendaraan sejak dua tahun lalu melonjak dua kali lipat.
Berdasarkan data pada 2021, ada 26 insiden dan sebanyak 51 peristiwa pada 2022. Kepala DPKP Surabaya Dedik Irianto mengatakan, hal tersebut bisa dikarenakan berbagai faktor seperti kabel digigit tikus karena sering terparkir di luar. (rus/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




