Tak Terima Dagangannya Dipindah, Ibu-ibu di Alun-Alun Kota Pasuruan Geruduk Gus Ipul

Tak Terima Dagangannya Dipindah, Ibu-ibu di Alun-Alun Kota Pasuruan Geruduk Gus Ipul Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, saat menghadapi para ibu-ibu PKL di alun-alun. Foto: AHMAD FUAD/BANGSAONLINE

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Para ibu-ibu PKL mendatangi Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, saat melakukan penataan kawasan alun-alun. Mereka meminta agar pemerintah tidak mengganggu jualannya dengan alasan menjelang lebaran.

"Kalau mau ada perubahan, tunggu habis lebaran," kata Nur Rohman selaku perwakilan para PKL di lokasi, Senin (27/3/2023).

Menurut dia, pengunjung sedang ramai-ramainya pada Ramadhan tahun ini dan jika pemerintah daerah setempat melakukan pemindahan, hal tersebut dikhawatirkan mengurangi pelanggan yang datang.

Berdasarkan pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, ada salah satu ibu-ibu yang berteriak meminta tolong kepada anggota dewan "Tolong lek yeh kebele aghi, engkok tak ole lakoh Mon epinda lek, tolong lek yeh. (Tolong dek ya, saya gak bisa bekerja kalau dipindah)," ujarnya.

Sementara itu, Gus Ipul mempersilakan mereka yang berkerumun untuk menyampaikan pendapatnya dengan mengatakan "Tolong buk ya, malam ini saja sampean (anda) nurut (mematuhi) aturan kami," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemkot Pasuruan melakukan simulasi atau uji coba penertiban dan penataan kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan, mulai dari arus lalu lintas, parkir, dan PKL karena menjelang lebaran biasanya arus lalu lintas di sana rawan kemacetan.

"Ini hanya simulasi ya, supaya tertib," kata Gus Ipul di hadapan para pedagang. (afa/mar)