dr. Sarah, Dokter Umum Puskesmas Kowel, menjelaskan hasil tes urine.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyediakan sebanyak 27 armada bus dengan 30 sopir untuk mengantarkan jemaah calon haji ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Namun sebelum para sopir itu mengantar jemaah calon haji, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dulu, Rabu (24/5/2023). Pemeriksaan kesehatan itu di antaranya berupa tes urine. Hasilnya, terdapat 2 sopir yang positif mengonsumsi obat-obatan.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
"Nanti petugas terkait yang akan melakukan pengamatan, apakah positif narkoba atau karena obat-obatan lain. Nanti dari kepolisian yang akan melakukan investigasi," ujar Dokter Umum Puskesmas Kowel, dr. Sarah.
Ia mengatakan, hasil tes urine itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian agar dilakukan pendalaman lebih lanjut.
"Karena ada efek samping yang bikin sedasi, jadi kami menyarankan untuk mengganti sopir," tegasnya. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




