Ketua Harian Ndalem Pojok Bung Karno, Kushartono.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia (PJDBI) akan dilakukan di area Situs Bung Karno Ndalem Pojok, Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Kamis, (6/72023).
Seiring dengan hal tersebut, juga akan digelar Diskusi Kebangsaaan Jatidiri Bangsa Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia di Sanggar Sasono Pandji Saputro Situs Ndalem Pojok.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Ketua Harian Ndalem Pojok Bung Karno, Kushartono, mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat hadir dalam diskusi ini untuk mengenal lebih dalam apa yang dimaksud Jatidiri Bangsa Indonesia.
“Apa yang dimaksud Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia yang kabarnya lintas agama? Apakah benar guru dan santrinya dari berbagai umat beragama? Apakah ada hubungan Pesantren Jatidiri Bangsa ini dengan Pancasila?,” jelas Kushartono soal bahasan dalam diskusi, Rabu (5/7/2023).
Menurut Kushartono, untuk narasumber yang rencananya akan hadir adalah Kombes Pol Langgeng Purnomo, penulis buku “Rekonstruksi Nasionalisme Jatidiri Bangsa Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia", dan Ir. Edi Setiawan, SE, M.Si. penulis buku “Jatidiri Bangsa".
"Selain itu juga hadir Ir. Haryo Sumatri, penulis buku "Jatidiri Bangsa” dan Dr. Soenarto Sardiatmoadja, MBA, MM, CJA, penulis buku "Kyai Moch Muchtar Mu'thi Syech Muchtarulloh Al-Mujtaba Sang Pejuang Islam Rohmatan Lil'alamin dan Pejuang Cinta Tanah Air Indonesia," pungkasnya. (uji/git).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




