Apakah Boleh Susu Kental Manis Diberikan kepada Anak? Simak Ulasannya. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Susu kental manis diproduksi dengan menghilangkan sebagian besar air dari susu sapi melalui proses penguapan, sehingga susu mengental. Selanjutnya, susu akan diberi tambahan gula yang sangat banyak agar rasanya menjadi manis dan tahan lama.
Kandungan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak seperti protein, vitamin D, kalsium, dan vitamin B12 tergolong rendah dari kandungan dalam susu kental manis. Susu kental manis mengandung gula 2 kali lipat lebih banyak daripada susu sapi biasa.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Makanan dan minuman tinggi gula memang dapat menaikkan berat badan dengan efektif, namun juga akan meningkatkan risiko terjadinya obesitas pada anak, sehingga menimbulkan berbagai penyakit berbahaya.
Dilansir dari Alodokter, anak-anak usia belum genap 2 tahun tidak dianjurkan mendapatkan tambahan gula sama sekali, baik dari makanan atau minuman. Sementara itu, anak-anak berusia 2-18 tahun dianjurkan mengonsumsi tidak lebih dari 6 sendok teh gula per hari.
Dikarenakan alasan-alasan tersebut maka susu kental manis tidak dianjurkan diberikan kepada anak di bawah usia 2 tahun, apalagi kepada bayi.
Berikut dampak mengonsumsi susu kental manis pada anak, yaitu:
1. Gigi berlubang
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




