Gus Barra Ketua GP Ansor Kab Mojokerto beserta jajaran sedang rapat tentang peluncuruan beasiswa.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Mojokerto merilis program beasiswa S1, S2, dan S3 pada hari Jumat lalu. Peluncuran ini diselenggarakan dengan kehadiran Ketua PC GP Ansor Muhammad Al Barra (Gus Barra) beserta anggota pengurus harian, serta Ketua dan Sekretaris PAC GP Ansor dari seluruh Kabupaten Mojokerto.
Program beasiswa dipresentasikan langsung Gus Bara yang menjelaskan tujuan di balik inisiatifnya tersebut. Gus Bara menyatakan, program beasiswa bertujuan untuk merobohkan batasan-batasan yang sering kali menghalangi akses ke peluang pendidikan. Beberapa lembaga beasiswa terkadang memberlakukan kriteria yang membingungkan dan mempersempit kesempatan bagi para calon penerima.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Honor Guru Ngaji Dipangkas, Ansor Desak DPRD Kota Probolinggo Evaluasi Kebijakan
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- Gowes Bangkalan-Jombang 123 Km, Ketum Ansor Enggan Pakai Sepeda Listrik
"Dalam GP Ansor Peduli Pendidikan, batasan semacam itu dihilangkan, dengan satu-satunya persyaratan utama adalah menjadi warga Nahdliyyin. Program ini bertujuan untuk membuka pintu pendidikan bagi semua warga NU tanpa terkecuali," ungkap Gus Barra, Sabtu (05/08/2023).
Salah satu tujuan utama dari program ini adalah menghasilkan generasi muda NU yang bukan hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga karakter yang kuat.
"Beasiswa ini ditargetkan untuk warga Nahdliyyin yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, bahkan S3," terangnya.
Prosedur pendaftaran disederhanakan dengan opsi pendaftaran daring melalui tautan https://bit.ly/BEASISWAGPANSOR. Detail persyaratan beasiswa dapat ditemukan di https://bit.ly/BEASISWAGPANSOR.
Gus Bara juga berharap bahwa dalam tahun-tahun mendatang, program ini akan berkembang lebih jauh, bahkan mencakup peluang beasiswa kuliah di luar negeri. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi tonggak bagi pendidikan tinggi lokal, tetapi juga sebagai wadah untuk mendorong ambisi akademik yang lebih besar. (ris/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




