Salah satu instruktur Millenial Job Center kelas videografi, Rizal Afriansyah, saat memberi pemaparan.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur melalui UPT Pengembangan Teknis dan Ketrampilan Kejuruan (PTKK) menggelar pengembangan dan peningkatan kompetensi keahlian bagi 105 pelajar SMK, Jumat (11/8/2023).
Agenda tersebut dilakukan untuk menjadikan para pelajar SMK mampu bersaing dan profesional dalam dunia kerja industri. Terdapat berbagai macam kelas yang diajarkan, di antaranya kelas kejuruan kecantikan, kelas tata busana, dan kelas program Millenial Job Center (MJC).
BACA JUGA:
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- SMKN 2 Tulungagung Klarifikasi Sengketa Informasi Publik
- Jawa Timur Konsisten Perkuat Pendidikan Vokasi, UPT PTKK Raih 2 Penghargaan
- Educampus Expo 2026, Lia Istifhama dan Dindik Jatim Ajak Siswa Produktif dan Kurangi Gadget
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan bagian program dari Jatim Cerdas dan Jatim Amanah yang bisa menyasar ke seluruh kalangan. Kemudian terkait MJC yang tersebar di berbagai Bakorwil, ia menyebut pelatihan ini menjadi penguatan pada siswa.
"Kita melihat potensi siswa ini yang ditangkap oleh Dinas Pendidikan Jatim untuk nantinya bisa linear dengan program Gubernur (Khofifah Indar Parawansa)," ucapnya.
Aries berharap, dari pelatihan ini bisa terus dikembangkan lagi oleh siswa dengan tujuan mampu menjemput bola terhadap dunia kerja, baik masuk ke lapangan kerja atau membuka usaha sendiri.
"Dengan sertifikasi yang dimiliki siswa, baik itu dari UPT maupun nasional diharapkan akan mudah masuk ke dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri. Sehingga angka pengangguran bisa terliminasi dengan sendirinya dengan adanya pelatihan ini. Artinya bisa menekan angka pengangguran di Jatim," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




