Mahasiswi Mahidol University Bangkok Thailand menuntun sepeda onthel di kampusnya. Foto: m mas'ud adnan/bangsaonline
BANGKOK, BANGSAONLINE.com - Sambutan Prof Nopraenue Sajjarax Dhirathiti cukup hangat. Usai pertemuan dan makan siang, Vice President Mahidol University itu mempersilakan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dan rombongan keliling kampus menyaksikan berbagai unit bangunan di kampus ternama itu.
Lahan kampus Mahidol University sangat luas. Karena itu tak bisa jalan kaki. Prof Nopraenue Sajjarax memerintahkan stafnya yang mengurusi transportasi kampus. Maka muncullah kendaraan kampus yang bentuknya mirip odong-odong.
BACA JUGA:
- PWNU dan 23 PCNU se-Jawa Barat Dukung Kiai Asep Calon Rais 'Aam PBNU
- Antre Sedekah Kiai Asep, Ratusan Orang Datang Sejak Pukul 3 Malam di Siwalankerto Surabaya
- Ketua Panitia Muktamar NU Harus Adil dan Netral, Bukan Kubu Kiai Miftah, Bukan Kubu Gus Yahya
- Kiai Asep Bertemu Dubes Mesir Bahas Pendidikan, Mesir Siap Kirim 1.000 Guru Bahasa Arab
Kiai Asep dan istrinya, Nyai Fadilah serta rombongan naik kendaraan yang didesain mirip bus tapi sekelilingnya terbuka itu. Ada dua perempuan muda dari Mahidol University yang menjadi tour guide. Kami berkeliling sekitar setengah jam.
Nah, dari situlah saya bisa menyaksikan berbagai sudut bangunan, gedung dan aktivitas para mahasiswa dan mahasiswi di kampus yang cukup populer itu. Ternyata mahasiswa Mahidol University banyak yang pakai sepeda onthel. Saya juga melihat di tempat parkir banyak sekali sepeda onthel diparkir. Tentu ini tren positif. Idealnya semua kampus membudayakan sepeda onthel. Karena sepeda tidak identik dengan kendaraan orang miskin. Melainkan alat trasportasi untuk kesehatan.

Para mahasiswa Mahidol Unversity naik bus "odong-odoang" di kampusnya. Foto: m mas'ud adnan/bangsaonline
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




