Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Mohammad
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Mohammad mengaku banyak mendapatkan informasi dan mendapatkan data soal tengara Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dimobilisasi untuk pemenangan calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2024.
"Ada informasi. Ada data yang kami dapatkan soal tengara itu. KPM PKH diseret-seret untuk mendongkrak raihan suara caleg untuk suksesi pada Pemilu 2024," ucap Mohammad kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (13/9/2023).
BACA JUGA:
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
Untuk itu, Mohammad meminta agar dinas sosial (dinsos) tidak tinggal diam. Harus turun untuk menindaklanjuti persoalan yang telah menjadi perhatian publik ini.
"Kadinsos (Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh) harus turun menindaklanjutinya," pinta anggota Fraksi PKB ini.
Mohammad juga meminta kepada kadinsos memanggil koordinator kabupaten (korkab) pendamping PKH, koordinator kecamatan (korcam), koordinator desa (kordes) hingga pendamping.
"Panggil mereka. Briefing mereka agar tak melakukan tindakan-tindakan melanggar," pinta mantan Direktur Utama (Dirut) PDAM Gresik ini.






