Pelaku saat digiring petugas di Mapolres Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Rukli (55), seorang petani dari Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Pamekasan, ditikam sebanyak 5 kali di depan rumahnya saat hendak menaikkan sayuran ke atas mobil, Rabu (15/11/2023). Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, membenarkan peristiwa ini.
"Kronologis kejadian pada saat korban hendak menaikkan sayuran ke mobil, tiba-tiba tersangka langsung menyerang korban dengan cara keluar dari dalam mobil (angkutan umum) kemudian menikam korban," ujarnya saat dikonfirmasi.
BACA JUGA:
- Terekam CCTV, Polres Pamekasan Dalami Kasus Pencurian Gelang di Toko Emas
- Ratusan Motor Hasil Razia Balap Liar di Pamekasan Belum Diambil Pemiliknya
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
Ia menambahkan, korban langsung roboh dan bersimbah darah usai mendapatkan serangan dari pelaku. Sementara itu, tersangka melarikan diri dan bersembunyi di belakang salah satu pondok pesantren.
"Menikam korban dengan menggunakan pisau sebanyak 5 kali, mengenai bibir, dagu, bahu kiri, lengan kanan, pergelangan tangan kiri, dan dada sebelah kanan, sehingga korban roboh," paparnya.
Sugiarto menyatakan, peristiwa itu terjadi lantaran korban sering mengatakan bahwa istri pelaku merupakan istrinya dan membuat sakit hati. Sedangkan kondisi korban saat ini masih dirawat di rumah sakit.
"Tersangka terancam dikenai pasal 351 ayat 2 KUHP karena melakukan perbuatan yang mengakibatkan luka-luka berat dengan pidana penjara paling lama 5 tahun," pungkasnya. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




