Gubernur Khofifah saat meremikan Pintu Air pengendali Banjir Rob di Desa Kalibuntu, Probolinggo (foto:ist)
PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Bangunan Pengendali Banjir Rob di Kabupaten Probolinggo.
Pengendali banjir rob itu yakni Pintu Air dan Parapet di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Peresmian Pintu Air dan Parapet Kalibuntu ini ditandai dengan penekanan tombol sirine, penandatanganan prasasti pada Senin (25/12/2023).
Dilanjutkan pemutaran tuas pintu air oleh Gubernur Khofifah didampingi Pj. Bupati Probolinggo Ugas Irwanto dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jatim Baju Trihaksoro.
Pintu Air Kalibuntu ini memiliki bentang sepanjang 26 meter dan terdiri dari tiga pintu air tipe A dan 2 pintu tipe skot balok.
Sedangkan pembangunan dan rehabiltasi bangunan parapet sepanjang 597 meter.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah optimistis pintu air dan parapet ini dapat mengatasi permasalahan bencana banjir rob.
Mengingat, kawasan Desa Kalibuntu tiap bulannya menjadi langganan banjir rob akibat pasang air laut.
"Alhamdulillah penanganan banjir rob Desa Kalibuntu melalui pembangunan pintu air dan bangunan parapet telah selesai dilakukan. Semoga ikhtiar yang kita lakukan dapat mengurangi dampak banjir rob di Desa Kalibuntu ini," kata Khofifah.
"Pesan saya tolong pintu air dan parapet ini dijaga dan dirawat dengan sebaik mungkin. Agar bisa terus memberikan manfaat bagi warga dalam jangka waktu lama," imbuhnya.
Ia memaparkan jika banjir rob di Desa Kalibutu sudah menahun. Dikarenakan naiknya air laut melalui sungai Kertosono.
Aliran air itu kemudian naik ke anak sungai Kalibuntu lalu menggenangi kawasan permukiman penduduk.
Oleh karena itu, lanjut Khofifah, ketika beberapa waktu lalu ia datang ke Desa Kalibuntu dan mendengar langsung permasalahan terkait banjir rob.
Pihaknya langsung menginstruksikan Dinas PU Sumber Daya Air Jatim untuk segera mencarikan solusi.
Setelah itu dianggarkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Pemprov Jatim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




