Pengurus DPW PBB Jawa Timur Mathur Kusairi bersama saksi partai korban pemukulan (dok. Ist)
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Salah seorang saksi Partai Bulan Bintang (PBB) di Pamekasan diduga jadi korban pemukulan oknum anggota Brimob saat proses rekapitulasi suara.
Pemukulan itu disebutkan terjadi di Gedung PKP-RI Jalan Kemuning, Kecamatan Kota, Pamekasan Minggu (3/3/2024) Malam.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Korban mengalami luka lebam di bagian pelipis. Setelah kejadian tersebut, korban langsung melakukan visum ke rumah sakit.
Didampingi oleh Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Irawan, korban juga membuat laporan tindak kekerasan tersebut.
Sementara itu, mendengar saksi partainya dipukul oleh oknum Brimob, Pengurus DPW PBB Jawa Timur, Mathur Kusairi, angkat bicara.
Ia menyayangkan dan mengecam dugaann tindakan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan.
"Ini sepertinya yang saya ketahui sejak kemarin lusa, bahwa salah satu komisioner KPU meramaikan di media WhatsApp-nya mengimbau agar partai politik mengirim dua saksi. Satu masuk dan satu cadangan, dan tidak diperbolehkan mengganti mandat saksi. Padahal ini tidak ada dasar hukumnya dan landasan regulasinya," katanya.

luka yang didapat korban pemukulan
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




