Arkeolog UI Ali Akbar. Foto: Detil.com
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Umat Islam dan Kristiani meyakini Nabi Adam merupakan manusia pertama di muka bumi. Bagaimana pandangan ilmiahnya?
Seorang Arkeolog Universitas Indonesia (UI), Ali Akbar mengatakan, dalam bukunya yang berjudul ‘Asal-usul Manusia Pertama di Bumi’, dirinya menggunakan pendekatan Arkeologi Al Quran (Quranic Archeology) yang menjadikan Al Quran sebagai pembanding temuan ilmuan mengenai manusia purba.
BACA JUGA:
- Tafsir Al-Hajj 34-35: Qurban Itu Syariah Lama
- Khofifah Ajak Jemaah Haji Manfaatkan Wukuf di Arafah untuk Mohon Kedamaian Dunia
- Ketika Nabi Adam Ditiupi Ruh Sampai Perut Langsung Melompat, Tafsir Al-Quran Aktual HARIAN BANGSA
- Iblis Akui Tuhan Allah, Era Nabi Adam Tak Ada Larangan Mencuri, Tafsir Al-Quran HARIAN BANGSA
"Nabi Adam itu bukan manusia purba, karena secara budaya dan arkeologi tidak cocok," kata Ali Akbar dalam diskusi buku di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Dalam penjelasan Al Quran, Nabi Adam disimpulkan secara anatomi, fisiologi dan morfologi sudah berfungsi sempurna. Sehingga, definisi manusia sesuai Al Quran adalah makhluk yang sudah sempurna. Inilah yang tidak terjadi pada manusia purba di periode Paleolitikum.

"Homo erectus belum bisa ngomong. Homo neanderthalensis bisa ngomong tapi tidak dapat menyuarakan beberapa vokal. Dengan demikian Adam bukan kategori Homo erectus dan Homo neanderthalensis," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




