Tanda korban tewas akibat pengeroyokan di Sidoarjo.
Sementara itu, korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Ahmad Yudianto selaku dokter forensik mengatakan bahwa jasad korban datang sekira pukul 03.45 WIB.
“Kemudian pada jam 05.00 WIB tepat kita lakukan pemeriksaan luar dan dilanjut autopsi ke korban selepas ada persetujuan dari pihak keluarga,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan luar, terdapat sejumlah luka sayatan sajam dan juga lebam di beberapa bagian tubuh korban. Untuk lebam ada di wajah, kepala, leher, dan dada.
Lalu, tangan korban terkena sayatan sajam yang diduga digunakan untuk menangkis serangan. Untuk luka bagian dalam, Yudianto menyebut, terdapat pendarahan di bagian kepala kiri korban, “Selain itu ada pendarahan di dada akibat tulang yang patah, dan yang paling parah pendarahan pada otak.”
Dari hasil pemeriksaan, diketahui penyebab meninggalnya korban karena kekerasan benda tumpul di sekitar kepala korban. Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Agus Sobarnapraja, belum berkomentar terkait kejadian ini. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






