Saat datang di kantor DPC PDIP, Abdul Rouf yang juga pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Qulub Lamongan tersebut mengenakan baju kombinasi yang mengidentifikasi merah, warna yang identik dengan PDIP.
Begitu juga saat mendaftar di PKB, Abdul Rouf mengganti bajunya terlebih dahulu sebelum menuju markas PKB yang berlokasi di Jalan Pahlawan. Ia memakai baju batik kombinasi hijau.
Kepada sejumlah wartawan, kiai kharismatik Lamongan ini mengaku tertarik mengikuti pesta demokrasi untuk maju sebagai bacabup.
Namun, apabila nanti takdirnya harus kembali menjadi cawabup, Abdul Rouf menyebut hal itu merupakan takdir Allah.
"Politik itu dinamis. Sekarang ingin menjadi bupati, tahu-tahunya besok menjadi wakil bupati atau tidak jadi apa-apa, ya biasa saja, tidak apa-apa," pungkasnya. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




