Achmad Rubaie (baju hitam) saat rapat konsolidasi dengan para pimpinan partai politik pendukung Gus Barra yang juga dihadiri Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dan Gus Barra Kafe Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, Kamis (30/5/2024). Foto: M. Sulthon Neagara/ BANGSAONLINE
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah satu partai yang langsung memberikan rekomendasi kepada Dr Muhammad Al Barra (Gus Barra) sebagai calon bupati Mojokerto, tanpa membuka penjaringan.
Memang, sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Mojokerto Muhammad Santoso sempat membuka penjaringan. Namun tak lama setelah itu, Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur Achmad Rubaie dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Yandri Santoso memutuskan untuk menutup penjaringan dan memberikan rekomendasi langsung kepada Gus Barra.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Bukan Cuma Senam Bersama, Rangkaian Hari Jadi Mojokerto ke-733 Diwarnai dengan Santunan-Makan Gratis
- PAD Mojokerto Lampaui Target, Gus Barra: Berkat Kerja Sama Antarpihak
- Kiai Asep Targetkan Ketua DPRD, Saan Mustopa Nasdem Terkesan Relawan Gus Bara-Gus Habib Capai 27.000
Apakah PAN sempat ragu terhadap Gus Barra?
Untuk menjawab pertanyaan itu, BANGSAONLINE.com mewawancarai Achmad Rubaie, Ketua Harian DPW PAN Jatim sekaligus untuk mengkonfirmasi masalah tersebut. Wawancara dilakukan di sela acara rapat konsolidasi para pimpinan partai pendukung Gus Barra di sebuah Kafe Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Pacet Mojokerto, Kamis (30/5/2024).
Achmad Rubaie menegaskan bahwa PAN tak pernah ada keraguan sedikitpun pada Gus Barra. Menurut dia, para pimpinan partai berlogo matahari tersebut sangat yakin dengan kampasitas Gus Barra. Karena itu PAN langsung setuju dan memberi rekom kepada Gus Barra.
“Iya langsung menyetujui, tugas berikutnya DPP PAN meminta Gus Barra yang sudah dapat rekom untuk cari pasangan yang bisa menambah sinergi, chemistry, electoral, karena bupati dan wakil bupati itu dwi tunggal (dua tapi satu) sehingga bisa kolaborasi, bekerja sama bahui membahu,” papar Rubaie yang mantan anggota DPR RI itu meyakinkan.
Rubaie bahkan mengaku tertarik dengan track record Gus Barra selama menjabat Wakil Bupati Mojokerto. Ia mengatakan bahwa Gus Barra telah teruji dan cukup pengalaman.
Bahkan Gus Barra, tegas Rubaie, bisa mempercepat harapan masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk mewujudkan cita-cita perluasan lapangan kerja dan menghilangkan pengangguran.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




