Nassir Abbas saat menjadi narasumber dalam seminar antiradikalisme di Pendopo Trenggalek.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka menangkal penyebaran paham radikalisme, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Trenggalek menggelar seminar Antiradikalisme, Rabu (26/6/2024).
Adapun tema yang diangkat dalam seminar ini bertajuk 'Membendung Akar Paham Radikalisme'. Sementara narasumber yang dihadirkan adalah mantan tokoh Jamaah Islamiyah (JI), Nasir Abbas, dan Direktur Identifikasi Sosial Densus 88 Mabes Polri, Brigjen Pol Arif Mahfudiharto.
BACA JUGA:
- Diskusi Gayeng Tim Mabes Polri dengan Lia Istifhama, Apa yang Dibahas?
- Dindik Jatim Perkuat Literasi Digital Usai Densus 88 Temukan Anak Terpapar Ekstremisme
- Waspadai Game Kekerasan, Surabaya Gandeng Densus 88 Edukasi Pelajar
- DVI Polda Jatim Identifikasi 55 Jenazah Tragedi Al Khoziny, Percepat dengan Minta Bantu Mabes Polri
Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol Trenggalek, Widarsono, menyampaikan maksud dan tujuan agenda tersebut, yakni untuk menambah pengetahuan serta wawasan tentang paham radikalisme dan terorisme.
"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tidak terjadi salah persepsi dalam menyikapi hal tersebut di kalangan remaja. Karena kalangan remaja adalah hal yang mudah dipengaruhi dengan paham-paham radikalisme dan terorisme," paparnya.
Ia pun berharap, seminar ini mampu membuka wawasan dan menanamkan rasa kebhinekaan, serta menumbuhkan jiwa Pancasila dengan selalu menjunjung Nasionalisme dan persatuan bangsa.
"Serta menumbuhkan suatu pemahaman dan komitmen bersama yang kuat untuk melawan radikalisme serta tertanamnya semangat bela negara berdasarkan Pancasila," ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




