Mapolres Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Buntut penggerebekan Bea Cukai ke Perusahaan Rokok (PR) Ontong Teros menimbulkan pelaporan oleh salah seorang warga sekitar ke Polres Pamekasan, Kamis (15/8/2024).
Hal tersebut ditujukan kepada salah satu karyawan yang diduga melakukan pencemaran nama baik dengan cara menuduh sebagai mata-mata dari Bea Cukai yang berada di Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Pamekasan.
BACA JUGA:
- Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Bos di Pamekasan
- Korwil BGN Pamekasan Jalani Klarifikasi 10 Jam di Polres, Didampingi Wakareg Jatim
- Polres Pamekasan Dalami Dugaan Rangkap Jabatan Korwil BGN, Pemeriksaan Maraton 10 Jam
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
Dalam surat dimaksud, pelapor atas nama M. Hasanuddin mengadukan seorang karyawan dari PR Ontong Teros, Hosen, dengan tuduhan pencemaran nama baik Pasal 310 KUHP.
"Saya mendatangi Polres Pamekasan dalam rangka untuk melaporkan adanya peristiwa yang dianggap sebagai pencemaran nama baik saya, yaitu adanya tuduhan dari salah satu pekerja rokok yang sempat viral kemarin, yang pada hari Minggu, yang katanya digerebek Bea Cukai, setelah itu saya bertiga dituduh sebagai SP (mata-mata) oleh salah satu oknum yang bekerja di pabrik itu," paparnya.
Sementara itu, Alfian Marsuto selaku kuasa hukum dari PR Ontong Teros, dan juga penanggung jawab hanya menanyakan siapa yang melaporkan, serta siapa pelapornya saat dikonfirmasi melalui pesan instan.
"Yang dilaporkan siapa mas? Yang melaporkan siapa?," ucapnya dengan singkat. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




