Caos Dahar salah satu rangkaian acara Haul Panembahan Rongho Djumeno. Foto: Hendro Suhartono/BANGSAONLINE
KOTA MADIUN,BANGSAONLINE.com - Jelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperingati haul Panembahan Ronggo Djumeno, para pecinta seni dan budaya Madiun mengenalkan warisan tak benda yang asli dari Madiun.
Peringatan diadakan di halaman Masjid Kuno Kuncen, Keluran Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Sabtu (14/9/2024) malam.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Madiun Serahkan Rekomendasi LKPj 2025 ke Plt Walkot
- Plt Wali Kota Madiun Apresiasi Hiburan dan Ucapan Idulfitri dari Paguyupan Gotong Royong Barito Jaya
- Sambut Para Pemudik, Plt Wali Kota Madiun Gowes Keliling Kota Sambil Cek Fasum
- DPRD Kota Madiun Gelar Rapat Paripurna Sampaikan Nota Penjelasan Atas 3 Raperda Inisiatif
Selain mengenalkan warisan tak benda juga dipertunjukkan kesenian seni musik Gembrung.
Gembrung Madiun ini lebih dikenal dengan nama Gembrung Nyawiji Roso Pencak Madiun yang berkolaborasi dengan Pencak Madiun dan Sanggar Budaya Madiun Bumi Pendekar.
Kegiatan adanya haul Panembahan Ronggo Djumeno dijelaskan lebih rinci oleh Sandi Kunariyanto selaku penyelenggara acara.
"Bertepatan menjelang peringatan Maulid Nabi sekaligus kita juga mengingat sejarah Madiun dengan mengadakan Haulnya Panembahan Ronggo Djumeno yang merupakan pendiri Madiun," terang Sandi disela acara.

(Pemotongan tumpeng oleh Sandi selaku penyelenggara. Foto: Hendro S/BANGSAONLINE)
Sandi juga menjelaskan runtutan acara yang digelar pada hari ini untuk mengenang jasa dari Panembahan Ronggo Djumeno.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




