Calon Bupati Kediri nomor urut 2, Hanindhito Himawan Pramana, saat bersama Gus Kautsar (kiri) dan Gus Mahu. Foto: Ist
Sementara itu, Perwakilan Gawagis dan Masyayikh, Kanzul Fikri, menyebut perhatian Mas Dhito terhadap guru madin melalui pemberian insentif dan program terhadap pesantren seperti hibah serta santri preneur harus dilanjutkan.
“Kami melihatnya dari segi kemaslahatan untuk masyarakat Kabupaten Kediri secara menyeluruh, dan secara khusus perhatian Mas Dhito kepada santri dan Nahdlatul Ulama itu yang paling utama,” sebutnya.
Menanggapi dukungan yang diberikan, Mas Dhito merasa bersyukur atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Menurut dia, dukungan tersebut menjadi semangat bagi dirinya menjalani kontestasi Pilkada 2024 ini.
“Alhamdulillah, doa, dukungan, dan suport poro alim ulama, mayayikh dan gawagis itu jelas saya jadikan vitamin, saya jadikan jamu, saya jadikan semangat untuk menjalani Pilkada ini,” ujarnya.
Dengan dukungan itu, pihaknya berjanji akan melanjutkan program-program yang selama ini telah dijalankan, seperti insentif bagi guru keagamaan, di mana pada periode pertama berhasil menyalurkan sekitar 8700-an penerima. Apabila terpilih menjadi bupati, ada rencana untuk meng-cover seluruh guru madin untuk mendapatkan insentif.
“Insyallah jika saya masih diberikan mandat untuk melayani masyarakat Kabupaten Kediri, maka total 15.000 (guru madin) akan kita beri insentif semuanya,” kata Mas Dhito. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




