Asep Suriaman
MALANG,BANGSAONLINE.com - Asep Suriaman, S. Psi, Direktur Eksekutif Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (Pusdek) mengingatkan langkah petahana HM Sanusi usai debat perdana paslon Pilbup Malang.
"Calon Bupati nomor urut 1, HM Sanusi semestinya ingat bahwa ada banyak masalah di Kabupaten Malang selama ia menjabat sangat menyita perhatian dan merugikan masyarakat" kata Asep, Sabtu (26/10/2024).
Menurut Asep, sengkarut Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Malang, hingga iuran PBID sangat membebani APBD.
Ia menyoroti kemampuan pelaksanaan program UHC atau cakupan kesehatan semesta yang dianggap tak siap dari segi anggaran.
"Jangan hanya mengejar penghargaan UHC tapi tidak mempertimbangkan aspek lainnya, akhirnya hutang juga ke BPJS. Ketika dapat penghargaan diakui, ketika ada kesalahan dicarikan kambing hitam, hingga akhirnya muncul pemberhentian dokter Wijanto selaku Kepala Dinas Kesehatan terhitung 1 Agustus 2023," jelas Asep,
Asep menjelaskan adanya keluhan masyarakat. Di mana saat itu Pemkab Malang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Malang meminta penonaktifan semua kepesertaan PBID di BPJS Kesehatan dengan alasan akan dilakukan perbaikan data peserta sekaligus rekonsiliasi atas besaran jumlah pembiayaan yang dibebankan BPJS Kesehatan kepada Pemkab Malang.
"Keluhan masyarakat muncul pasca penonaktifan kepesertaan PBID BPJS Kesehatan ini, terlebih mereka yang tengah mengalami sakit dan menjalani pengobatan. Kartu BPJS Kesehatan tidak bisa digunakan sama sekali," ungkapnya.
Di sisi kesehatan, Pusdek melihat dan menganalisa dengan adanya UHC kemarin, yang memberi dampak kurang baik di Kabupaten Malang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




