Mengenal Generasi Stroberi. Foto: Ist
"Mereka juga tidak memiliki permanent ownership, lebih mencintai diri sendiri, dan enggak mau ribet," tutur Rhenald.
Strawberry generation muncul akibat pola asuh yang kurang baik dari orangtua yang selalu memanjakan dan mengkhawatirkan anak-anak mereka.
"Orangtua khawatir berlebih pada anaknya. Daripada anaknya merengek, lebih baik dikasih handphone. Kalau handphone hilang, langsung dibelikan yang baru," jelas Rhenald.
Akibat pola asuh strawberry parents, anak tidak memahami konsekuensi dari Tindakan mereka. Mereka tidak pernah menghadapi masalah atau tekanan sehingga menjadi lembek.
"Jadi tampak bagian depannya bagus, tapi sebenarnya mereka lembek," pungkas Rhenald.
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




