Petani di Desa Kebonagung saat menunjukkan jeruk nipis yang dipanen. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Mayoritas warga di Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, menanam jeruk nipis. Hal tersebut menjadikan Kebonagung menjadi desa penghasil jeruk nipis terbesar di Kota Pudak.
Terdapat 450 hektare lahan di Desa Kebonagung yang ditanami jeruk nipis, dan menghasilkan rata-rata 2-3 ton per hektare setiap panen. Pada 2022, jeruk nipis khas Kebonagung telah diekspor ke luar negeri dengan dilepas langsung Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Lantik Kades Wadak Kidul PAW, Ingatkan soal Desa Antikorupsi
- Bumdes Wadak Kidul Gresik Masuk 20 Besar Terbaik Nasional di Ajang Desa BRILiaN 2025
- PKDI Gresik Bersama Polres Sepakat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
- Semarakkan HUT ke-80 RI, Warga RW 14 Desa Banjarsari Gelar NaturaNite Kenalkan Warisan Leluhur
Kepala Desa Kebonagung, Lubis Farisman, mengatakan bahwa pemerintah desa terus memberi perhatian agar potensi jeruk nipis bisa dioptimalkan dan menjadi daya tarik.
"Warga kami mayoritas jadi petani jeruk nipis. Potensi ini akan kami optimalkan," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2024).
Petani di Desa Kebonagung saat ini juga mulai mengembangkan jeruk dengan varietas baru seperti jeruk lemon dan lainnya.
"Beberapa program seperti ketahanan pangan serta infrastruktur pertanian terus kami optimalkan untuk mendukung potensi pertanian yang luar biasa ini," kata Lubis.
Sementara itu, Camat Ujungpangkah, Shofwan Hadi, mendukung upaya Pemerintah Desa Kebonagung dalam mengoptimalkan potensi daerah.






