Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gresik, Noto Utomo
"Jadi kami sudah buat pakta integritas untuk tidak melakukan kunker sejak 14 sampai 29 November dan melakukan kerja-kerja politik untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDIP, baik pilbup maupun pilgub," terang Noto.
"Kami diminta turun ke masyarakat untuk kanvasing, mengenalkan pasangan Risma-Gus Hans dan Yani-Alif serta menyampaikan program-programnya kepada masyarakat," sambungnya.
Soal misi dari kerja-kerja politik di Pilkada 2024, Noto menyebut angka raihan suara yang menjadi target PDIP.
"Untuk Gresik karena lawan Yani-Alif bumbung kosong, targetnya menang," ungkapnya
"Di kabupaten dan kota yang bupati atau wali kotanya dari PDIP, maka untuk Pilgub pasangan yang diusung harus menang 62 persen, sementara untuk pilbup dan pilwali pasangan calon yang diusung PDIP yang tidak lawan bumbung kosong target menang 55 persen. Itu wajib," imbuhnya.
Jika target kemenangan pasangan calon pada Pilkada serentak 2024 tak terwujud, Noto menyebut Megawati tidak akan memberikan rekom lagi kepada para ketua DPC, pimpinan DPRD, dan ketua fraksi, untuk kembali duduk di jabatan tersebut.
"Jika tak terbukti, jangan harap dapat rekom jadi ketua, baik DPC, pimpinan DPRD dan ketua fraksi," pungkas Noto. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




