Salah satu mahasiswa yang menjadi peserta JKN.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Bagi banyak orang, terutama kaum muda, kesehatan kerap baru dianggap penting ketika masalah sudah muncul. Namun, hal tersebut tidak bagi Richo Adji Pratama, pelajar berusia 20 tahun asal Madiun.
Ia baru saja mengikuti program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional pada 2 bulan yang lalu, namun dampak positifnya sudah dirasakan secara langsung. Menurut dia, bergabung dalam program JKN sangat membantu untuk menangani biaya rumah sakit yang kian mahal.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Madiun Imbau Peserta JKN Aktif Bayar Iuran
- Berobat Jadi Lebih Terarah, Begini Cerita di Balik Cara Kerja Sistem Rujukan Layanan JKN
- Segudang Keuntungan Jadi Peserta JKN Aktif, Jangan Lupa Rutin Cek Status Kepesertaan
- Gandeng Kejaksaan, BPJS Naker Tuban Dorong Relawan SPPG Daftar Jaminan Sosial
“Kesehatan itu penting, dan kita tidak tahu kapan bisa sakit. Makanya saya ikut JKN agar tidak khawatir dengan biaya yang tinggi jika sewaktu-waktu perlu berobat,” ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (21/11/2024).
Richo merasa program ini memberi rasa aman baginya dan keluarga, terutama dalam situasi darurat medis misalnya. Lebih lanjut, saat dia mengunjungi kantor BPJS Kesehatan Cabang Madiun, menyatakan kepuasannya atas pelayanan yang diberikan.
“Mulai dari satpam hingga petugas administrasi, semuanya sangat membantu dan ramah. Saya merasa diarahkan dengan baik, dan prosesnya memuaskan,” ungkapnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




