Peserta JKN ini Akui Layanan BPJS Kesehatan Semakin Baik

Peserta JKN ini Akui Layanan BPJS Kesehatan Semakin Baik Salah seorang peserta JKN bernama Yuyun Maulida (57).

MALANG, BANGSAONLINE.com - Kehadiran program atau Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola Kesehatan kian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah seorang peserta bernama Yuyun Maulida (57) juga telah merasakan sendiri betapa besar manfaat sejak terdaftar pada 2014.

"Saat menjadi pegawai dulu, saya bersama suami dan kedua anak saya mendapatkan jaminan kesehatan dari perusahaan. Saat saya sudah memasuki masa purna tugas, saya sekeluarga juga masih terdaftar sebagai peserta kelas 1 yang ditanggung tempat bekerja saya dulu," ujarnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Seiring bertambahnya usia, tidak jarang penyakit menyerang tubuh manusia, seperti yang dirasakannya. Ia mengatakan bahwa di usianya yang sudah lebih dari setengah abad, ia secara rutin menjalani pemeriksaan kesehatan setiap bulan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) karena mengalami sakit osteoarthritis. 

Penyakit itu lebih dikenal sebagai pengapuran tulang sendi akibat kerusakan tulang rawan. Pada saat pertama kali merasakannya, Yuyun mengalami sakit pada persendian bagian lutut kakinya dan bagian pergelangan tangan.

"Waktu itu lutut dan pergelangan tangan saya mendadak sakit. Kemudian saya ditemani suami saya pergi periksa ke Klinik Bromo. Ternyata saya harus dirujuk karena perlu pemeriksaan lebih lanjut. Jadi saya diberikan rujukan untuk periksa ke dokter spesialis ortopedi di Rumah Sakit Lavalette. Kebetulan rumah sakit itu juga dekat dengan rumah saya di sini," paparnya.

Ia mengakui bahwa kualitas pelayanan Kesehatan semakin baik. Pasalnya, banyak kemudahan yang dirasakan oleh Yuyun selama memanfaatkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan

Dirinya mengaku, setiap pergi berobat, ia memanfaatkan pendaftaran antrean secara online melalui Aplikasi Mobile . Menurutnya, terobosan layanan pendaftaran antrean online yang dikembangkan oleh Kesehatan tersebut membuatnya tidak terlalu berlama-lama menghabiskan waktu hanya untuk menunggu antrean layanan dokter.

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO