Mantan Bupati Blitar, Rahmat Santoso (kanan)
BLITAR,BANGSAONLINE.com -Mantan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mengomentari soal pemilihan Bupati Blitar 2024 yang baru saja selesai dihelat.
Ia pun menyoroti soal mantan pasangannya Rini Syarifah yang kalah telah dalam Pilbup 2024, November lalu.
BACA JUGA:
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
- Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Blitar Tegaskan Kerja Nyata dan Transparan
- DPRD Kabupaten Blitar Dorong Transparansi APBD 2026 dan Strategi Hadapi Penurunan Dana Transfer
Rahmat Santoso berkata agar Rini Syarifah tidak patah arang. Sebagai ketua partai di Kabupaten Blitar, menurut Rahmat, Rini Syarifah sudah mumpuni untuk bisa maju mencalonkan sebagai pengurus ke tingkat lebih tinggi. Karena sekarang sudah menjadi ketua di level kabupaten, serta wakil ketua di Jatim.
"Maka dengan prestasinya selama memimpin Kabupaten Blitar, sudah layak maju menjadi wakil ketua umum di pusat," ujar Rahmat.
Sementara soal Raihan suara 21 persen pada Pilkada Kabupaten Blitar, bisa dijadikan modal maju dalam Pilkades agar tetap bisa mengabdi ke masyarakat.
"Bagus kan, dengan meraih suara 21 persen bisa jadi modal kuat maju Pilkades. Kalah di Pilkada, tetap bisa mengabdi untuk masyarakat menjadi Kades," pungkasnya.






