Pasti Berhasil! Tutorial Buat Faktur Pajak Pelunasan Coretax Jika Uang Muka Dibuat di Efaktur 2024

Pasti Berhasil! Tutorial Buat Faktur Pajak Pelunasan Coretax Jika Uang Muka Dibuat di Efaktur 2024 Coretax by DJP

JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Jika kamu masih bingung saat membuat faktur pajak pelunasan di Coretax, cara terbaru ini adalah solusi mudahnya.

Khususnya, jika faktur pajak uang muka telah dibuat menggunakan sistem e-Faktur Desktop di tahun 2024 atau sebelumnya

Inilah adalah panduan praktis untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Faktur Pajak Pelunasan di Coretax: Konektivitas dengan Sistem Lama

Saat membuat faktur pajak pelunasan di Coretax untuk faktur pajak uang muka yang berasal dari sistem e-Faktur Desktop, ada beberapa hal yang perlu diketahui:

- Faktur pajak pelunasan akan dianggap sebagai faktur pajak berdiri sendiri. Hal ini disebabkan karena sistem lama tidak memiliki konektivitas otomatis dengan Coretax.

- Koneksi otomatis antara faktur pajak uang muka dan pelunasan hanya berlaku jika keduanya dibuat di Coretax.

Langkah-Langkah Membuat Faktur Pajak Pelunasan di Coretax

1. Tidak Perlu Mencentang Kolom Pelunasan

- Ketika mengisi form faktur pajak pelunasan, pastikan kolom Pelunasan tidak dicentang.

- Nomor faktur pajak uang muka dari sistem lama juga tidak perlu diisi.

2. Isi Detail Transaksi

Tambahkan satu baris barang atau jasa dengan deskripsi yang sesuai, misalnya:

"Faktur Pelunasan atas Pembelian Mesin, Faktur Pajak Uang Muka Nomor XXXX."

Kuantitas: 1.

- Harga satuan: sesuai dengan jumlah pelunasan yang harus dibayarkan.

Contoh:

Total harga barang: Rp100 juta.

Uang muka: Rp30 juta + Rp30 juta (total Rp60 juta).

Sisa pelunasan: Rp40 juta.

- Masukkan angka Rp40 juta pada kolom harga satuan.

3. DPP dan PPN

- Sistem akan otomatis menghitung DPP dan PPN berdasarkan harga satuan yang kamu masukkan.

- Pastikan tarif PPN sesuai aturan yang berlaku (misalnya 11%).

4. Cantumkan Nomor Faktur Uang Muka

Untuk memudahkan identifikasi, cantumkan nomor faktur pajak uang muka dari sistem lama di salah satu dari:

  • Kolom Referensi.
  • Nama barang atau jasa pada detail transaksi.
  • Contoh Pengisian Data Faktur Pelunasan di Coretax

Nama Barang/Jasa:

"Faktur Pelunasan atas Pembelian Mesin, Faktur Pajak Uang Muka Nomor 123456789."

Kode Barang: Masukkan kode barang yang sesuai.

Harga Satuan: Rp40.000.000 (jumlah pelunasan).

- Kuantitas: 1.

- DPP: Rp40.000.000.

- PPN: Rp4.400.000 (11% dari DPP).

Tips Tambahan

1. Validasi Data

  • Pastikan semua data telah diisi dengan benar sebelum menyimpan faktur.
  • Lakukan validasi di sistem untuk memastikan tidak ada kesalahan teknis.

2. Simpan Sebagai Draft

  • Jika kamu belum yakin dengan data yang dimasukkan, simpan faktur sebagai konsep terlebih dahulu.

3. Sinkronisasi

  • Setelah semua faktur selesai dibuat, lakukan sinkronisasi untuk memastikan data terupdate.

Faktur pajak pelunasan untuk transaksi yang uang mukanya dibuat di sistem lama harus diperlakukan sebagai transaksi terpisah di Coretax.