Petugas saat mempersiapkan fogger sebelum melakukan pengasapan di lingkungan Desa Dampaan. Foto: Ist.
Selain fogging, kata Suharsono, Pemdes Dampaan juga melakukan sosialisasi kepada warga agar dapat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan memberantas jentik nyamuk secara mandiri.
"Kami meminta warga melakukan gerakan 3M (menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas) agar tidak ada tempat bagi nyamuk berkembang biak," jelasnya.
Fogging kali ini dilakukan di 386 rumah warga Desa Dampaan, dengan menggunakan lima alat pengasapan (fogger).
Dari medical check up diperoleh data bahwa sudah ada empat warga Desa Dampaan yang terindikasi terkena DBD.
"Fogging ini langkah cepat pemdes untuk mencegah sebaran penyakit DBD," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




