Gagal Melakukan Aksi Pencurian, Pria Asal Simokerto Babak Belur Dihajar Warga

Gagal Melakukan Aksi Pencurian, Pria Asal Simokerto Babak Belur Dihajar Warga Aris, selaku Keamanan RW 7, Pucang Sewu, menujukkan kondisi pelaku setelah dikeroyok warga. Foto: Rusmiyanto.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Seorang pria berinisial S (49) warga asal Bangkalan yang berdomisili di Jl. Kenjeran, Simokerto, Surabaya, babak belur dihajar warga. Hal tersebut lantaran ia kepergok melakukan aksi pencurian di rumah milik Cik Lin yang berlokasi di Jl. Pucang Sewu No. 17, gang VII, Surabaya, Kamis (27/2/2025).

Aris (50), selaku keamanan RW 7, Pucang Sewu, menyampaikan bahwa aksi pencurian tersebut diketahui oleh warga pada pukul 13.00 WIB. Pelaku dibantu oleh temannya yang kini berhasil kabur.

“Jadi laporan dari warga, pelaku yang tertangkap dibantu oleh temanya. Pelaku naik ke bahu temanya dan akan masuk kerumah korban melalui cendela samping rumah,” terang Aris.

Menurut Aris, pelaku melakukan aksi pencurian dengan memanfaatkan candela samping rumah Cik Lin yang sudah rusak.

Mulanya, lanjut Aris, warga mencurigai dua orang yang sedang mengamati bagian samping rumah korban.

“Warga sudah curiga dengan dua orang yang mengunakan motor. Satu mengunakan jaket dan helm Gojek, satunya lagi menggunakan baju biasa,” ucapnya.

“Jadi, pelaku yang berhasil ditangkap, yang naik ke bahu temannya yang menggunakan jaket Gojek. Mengetahui hal itu, warga teriak dan pelaku yang menggunakan jaket Gojek melarikan diri. Sedangkan pelaku yang mencoba masuk ke cendela rumah korban terjatuh,” imbuhnya.

Hingga pada akhirnya pelaku dihajar oleh warga dan diamankan di balai RW 7, Jl. Pucang Sewu, gang VII.

“Mengetahui pelaku babak belur, saya menghubungi Polsek Gubeng, saya takutnya pelaku tidak selamat karena mengalami luka yang cukup parah,” tutup Aris.

Atas kejadian tersebut, pelaku mengalami luka parah hingga dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Setelah dilakukan pemeriksan dan visum, pelaku sempat diamankan kembali di Polsek Gubeng. namun tak berselang lama, pelaku mengalami muntah darah, sehingga harus dirawat kembali di RS Bhayangkara. (rus/msn)