Mugianto, Ketua Komisi II DPRD Trenggalek.
"Jadi kami dapat informasi langkah-langkah yang akan dilakukan yaitu efisiensi perjalan dinas, kurang lebih 150 persen. Kemudian, honorarium di kegiatan-kegiatan juga dipangkas, lembur juga dipangkas kemudian biaya umum yang ada di sub kegiatan juga akan dikurangi, mamin juga akan dikurangi," ungkapnya.
Politikus Partai Demokrat tersebut menyampaikan total anggaran yang terkena refocusing pada tahun ini adalah Rp54 miliar.
Dengan adanya refocusing tersebut, pihaknya akan berupaya mencari strategi agar kegiatan yang telah direncanakan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bisa berjalan.
Dari angka Rp54 miliar tersebut, sebanyak Rp34 miliar adalah anggaran yang telah direncanakan oleh DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang).
Karena itu, Komisi II bakal fokus mencari solusi agar kegiatan yang telah direncanakan oleh DPUPR bisa terlaksana di tahun ini. (man/adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




