Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq di acara tabligh akbar. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
"Karena sifatnya pilihan, sekolah yang merasa siap secara infrastruktur, seperti komputer dan tenaga pengajar dapat mengajukan diri," jelasnya.
Wakil Bupati Optimis
Sedangkan, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah sangat optimis, bahwa kehadiran Muhamadiyah telah menjadi pelopor pendidikan di Indonesia, termasuk di kabupaten Kediri, yang telah berkontribusi dengan mendirikan sekolah (dan Perguruan Tinggi) yang berkualitas.
Dewi menganggap bahwa program Pemerintah Pusat dengan Sekolah Rakyatnya, sebenarnya sudah dilakukan di Kabupaten Kediri.
"Kita sudah punya Boarding School SMA Dharma Wanita di Pare yang bisa dikembangkan menjadi sekolah rakyat, dan diharapkan dalam pengembangannya Muhammadiyah bisa ikut berkontribusi," kata Dewi.
Tak hanya itu, Dewi menyebut, pada saat Pandemi, Muhammadiyah juga terbukti menjadi garda depan untuk memberikan layanan publik yang nyata dan mendukung kesehatan di Kediri. Hal ini sesuai dengan misi untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Di sisi lain, di dunia pendidikan saya juga menyampaikan kepada Pak Wamen Dikdasmen, bahwa saat ini Pemkab Kediri juga sedang meningkatkan kesejahteraan bagi
17.000 guru Madin, dan TPQ yang itu diharapkan dapat bisyaroh. Semoga ini bisa terealisasi segera pada masa mendatang," katanya.
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri, Ikhwan Nur Hadi, menyampaikan, bahwa Muhammadiyah itu dalam sejarahnya selalu bersinergi dengan pemerintah dari pusat sampai ranting/desa.
Menurut Ikan, program pemerintah tidak akan terlaksana, jika tidak dibantu oleh Ormas dan PDM di daerah.
"Salah satu program pemerintah yang viral adalah ketahanan pangan, swasembada pangan dan ada ustadz kita yang menginisiasi Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di mana ini gerakan bersama antar umat beragama. Karena ada hal yang tidak bisa diselesaikan pemerintah tapi bisa diselesaikan ormas, dan sebaliknya pula. Jadi mari setelah gerina ini masuk di daerah kita, maka kita ikut menyukseskan Program Gerina ini," kata Ikhwan. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




