Akibat Tambang Ditutup Pasir Jadi Langka, Pembangunan di Lumajang Mandek

Akibat Tambang Ditutup Pasir Jadi Langka, Pembangunan di Lumajang Mandek Pengaspalan jalan di Lumajang, untuk sementara 'istirahat'. foto: imron/BANGSAONLINE

Diharapkan, minggu ini juga tim yang dibentuk bisa menghasilkan sebuah telaah dan rekomendasi untuk disampaikan kepada Bupati, kemudian rekomendasi tersebut akan ditelaah kembali dan dikirimkan ke Gubernur Jawa Timur.

Sebagai Kapala Dinas PU, Nugroho mengaku sudah melakukan koordinasi dengan jajaran di bawahnya, pihak Polres dan DPRD untuk meyikapi masalah ini.

“Malah kita sudah melakukan langkah antisipasi jika tambang yang legal ini bisa operasi lagi ada akan diberlakukan aturan aturan yang sifatnya mengikat, misalnya pemberian surat jalan ke rekanan untuk bisa membeli material yang legal dan berijin,” ungkap Nugroho.

Ia menjelaskan, bahwa rekanan saat membeli bahan bangunan terutama pasir, harus membeli kepada penambang yang sudah mengantongi ijin.

"Di sana juga akan ditentukan apa yang akan dibeli atau diambil, berapa volume dan jenis materialnya, untuk apa material itu. Apakah untuk proyek dan jika untuk proyek, proyeknya apa serta penanggung jawabnya siapa. Jangan sampai kesempatan ini digunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab untuk berbuat yang tidak wajar kembali," pungkasnya. (ron/rev) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO