Aksi Tolak ODOL di Blitar Ricuh, Polisi Temukan Sajam, Miras hingga Sopir Positif Narkoba

Aksi Tolak ODOL di Blitar Ricuh, Polisi Temukan Sajam, Miras hingga Sopir Positif Narkoba Kondisi setelah dilakukan negosiasi dan jalan dibuka kembali. (Ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 10 orang sopir dan kernet truk yang melakukan aksi menolak kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Kecamatan Selorejo, Kabupaten diamankan polisi. Penangkapan ini usai mereka diduga menjadi provokator kericuhan saat aksi berlangsung.

Kericuhan terjadi usai massa demo menutup jalan menggunakan truk di sepanjang Jalan Raya Selorejo, jalan tertutup sepanjang dua kilometer.

Selain itu, massa yang dalam kondisi terpengaruh minuman keras bersikap agresif dan membuat suasana semakin tidak terkendali. Setelah dilakukan negosiasi oleh pihak kepolisian, arus lalu lintas akhirnya bisa dibuka kembali dan dilalui kendaraan secara bergantian.

Kapolres , AKBP Arif Fazlurrahman, melalui Kasi Humas Polres , Ipda Putut Siswahyudi, menjelaskan bahwa kesepuluh orang yang diamankan menghasut peserta aksi lain untuk menutup jalan.

Dari hasil pemeriksaan awal, seluruhnya terbukti dalam kondisi dipengaruhi alkohol saat aksi berlangsung. Salah satu dari mereka, yakni kernet berinisial GY bahkan dinyatakan positif menggunakan narkotika.

"Setelah menjalani tes urine yang dilakukan oleh tim Dokkes Polres . Saat ini, GY sedang menjalani penyidikan lebih lanjut di ruang Satresnarkoba," ujar Ipda Putut, Jumat (20/6/2025).

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ratusan Ojol di Kota Blitar Gelar Unjuk Rasa Tuntut Zona Merah Stasiun Dihapus ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO